Kamis, 26 Oktober 2017

Peralihan membayar tol dari tunai ke E Toll Card

         PT Jasa Marga terus mensosialisasikan penggunaan uang elektronik sebagai pembayaran di pintu-pintu tol. Hal ini menyusul kabar bahwa mulai Oktober 2017 nanti, seluruh pintu tol tidak lagi melayani transaksi tunai. Dengan begitu otomatis semua transaksi akan menggunakan e-toll card. Namun bagaimana dengan kesiapan secara sosialisasi dan infrastrukturnya.
        Menjawab hal ini, Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Subakti Syukur, menjelaskan bahwa penetapan tersebut belum semuanya benar akan dilaksanakan pada Oktober nanti.
"Tujuannya memang untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dari pemerintah. Tapi di lain sisi juga banyak yang haru disiapkan, paling utama itu soal sosialisasi, lalu, kesiapan, dan ketegasan, jadi belum tentuk Oktober nanti," ucap Subakti beberapa waktu lalu saat dihubungi KompasOtomotif.
         Menurut Subakti, secara kesiapan bila dilakukan pada Oktober sangat terlalu cepat. Bukan berarti tidak bisa untuk dilakukan, tapi bila melihat dari kondisi sosialisasi yang kurang gencar maka tidak akan berjalan dengan baik.
"Masih banyak masyarakat yang kurang sadar atau bahkan tidak tahu fungsinya dari e-toll. Tidak hanya itu, kesiapan dari bank penyedia kartu juga harus ditegaskan, e-toll itu kan bukan dari Jasa Marga, tapi dari bank, jadi mau tidak mau harus ada kesiapannya. Belum lagi untuk masalah top-up (isi ulang) bagaimana, karena jujur beberapa keluhan pengguna masih kesulitan saat au tambah saldo," kata Subakti.
         Tidak hanya itu, Subakti juga mempertimbangkan dari sisi keseluruhan. Bila nanti sudah diwajibkan, bagaimana dengan pintu-pintu tol yang ada daerah, apakah juga siap. Lalu bagiamana dengan kesiapan masyarakat yang ada di luar pinggiran atau luar Jakarta, apakah mereka juga sudah punya dan mengerti, belum lagi masalah sanksi dan ketegasan hukum yang juga harus dirumuskan.\
             Menurut saya peralihan dari tunai ke e-toll card cukup bagus, gimana pemerintah mendorong kita menjadi modern, dengan adanya e toll tentu bisa mempersingkat waktu kita dalam mengantri karena tinggal tap saja, kita tak perlu menyiapkan uang lagi , isi ulangnya pun bisa di mana saja karna ada beberapa bank yang mendukung sistem ini, selain bank ada juga beberapa minimarket yang mendukung.

Analisis Dampak 
 
         Analisis dampak menurut saya pertama pada hal sosial ini mendorong masyarakat kita beralih ke yang lebih modern selain itu dampak lainnya terancam diPHKnya karyawan, dalam hal budaya yang saya liat pemerintah ingin kita memanfaatkan teknologi, dalam hal ekonomi ini bisa mendorong produk domestik regional bruto (PDRB) menurut Bank Indonesia.

sumber referensi:
-  http://otomotif.kompas.com/read/2017/07/16/084200315/mulai-oktober-bayar-tol-wajib-dengan-e-toll-
-   http://finansial.bisnis.com/read/20171023/90/702071/elektronifikasi-jalan-tol-ini-dampak-terbesar-kepada-perekonomian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar